KontraktorOS
KontraktorOS
Kembali ke Beranda
ERP Kontraktor Indonesia

ERP kontraktor untuk menyatukan proyek, biaya, dan operasional

ERP kontraktor membantu perusahaan konstruksi mengurangi pekerjaan manual yang tersebar di banyak file. Dengan alur yang lebih terhubung antara RAB, pengadaan, gudang, keuangan, dan subkontraktor, tim bisa bekerja dari informasi yang lebih konsisten saat proyek berjalan.

Kontrol biaya proyek lebih cepat

ERP kontraktor membantu tim membaca RAB, pembelian, progres, dan realisasi biaya dari sumber data yang sama sehingga keputusan tidak bergantung pada rekap manual yang terlambat.

Pengadaan dan gudang tidak berjalan sendiri

Saat kebutuhan material berasal dari workflow yang terhubung, tim logistik dapat menyiapkan pembelian dan stok dengan konteks proyek yang lebih jelas.

Keuangan dan subkontraktor lebih mudah diawasi

Invoice, termin, pembayaran vendor, dan pekerjaan subkontraktor bisa dipantau dengan jejak operasional yang lebih rapi dibanding spreadsheet terpisah.

Dua belas modul dalam satu sistem

  1. Manajemen RAB & BOQ. Susun RAB dari template analisa dan database harga, atau impor dari Excel. Break harga per pekerjaan, rekap per seksi, lalu cetak penawaran.
  2. Volume Besi & Beton (Enterprise). Hitung volume beton, berat besi, dan luas bekisting per elemen struktur mengacu SNI 2847:2019, lengkap dengan Bar Bending Schedule.
  3. Time Schedule & Kurva-S. Jadwalkan tiap pekerjaan RAB di Gantt chart, lalu bandingkan rencana dengan realisasi fisik lewat Kurva-S yang terbentuk sendiri.
  4. Kanban Progress. Pantau pekerjaan yang akan datang, berjalan, lewat jadwal, dan selesai tanpa membuka laporan.
  5. Rencana Bahan. Kebutuhan bahan, alat, dan subkon diturunkan dari analisa RAB lengkap dengan tanggal butuhnya.
  6. Pengadaan Material. Terbitkan Purchase Order dengan harga satuan terakhir, lalu setujui berjenjang sebelum pesanan dikirim ke supplier.
  7. Penerimaan & Gudang. Catat barang yang datang per surat jalan; stok gudang bertambah otomatis dan kekurangannya tercatat sebagai sisa PO.
  8. Keuangan & Pembayaran. Invoice supplier disusun dari surat jalan, disetujui, lalu dibayar dari rekening bank dengan saldo yang ikut berkurang.
  9. SPK & Termin Owner. Catat kontrak owner beserta DP dan retensi, lalu tagih bertahap lewat termin sampai serah terima.
  10. Subkontraktor & Mandor (Pro). Kelola subkontraktor dengan SPK dan termin pembayarannya sendiri, serta upah mandor harian maupun borongan.
  11. HRD & Penggajian (Enterprise). Gaji per periode dengan BPJS dan PPh 21, ditambah kasbon, klaim, THR, dan bonus karyawan.
  12. Akuntansi (Enterprise). Jurnal terbentuk sendiri dari transaksi modul lain, lengkap dengan buku besar, laporan keuangan, dan tutup buku per periode.

Mengapa ERP kontraktor penting untuk perusahaan konstruksi

Kontraktor sering menghadapi data yang terpisah antara estimator, tim proyek, logistik, dan finance. ERP kontraktor membantu menyatukan proses tersebut agar perubahan kebutuhan lapangan, pembelian, dan arus kas bisa terlihat lebih cepat oleh pihak yang tepat.

Alur dari RAB ke operasional proyek

RAB tidak berhenti di tahap estimasi. Pekerjaan RAB menjadi jadwal dan rencana bahan, rencana bahan menjadi purchase order, barang yang diterima menambah stok gudang, dan tagihan supplier dibayar dari rekening proyek. Setiap langkah memakai data dari langkah sebelumnya, bukan salinan manual.

Hak akses per peran

Owner, project manager, logistik, dan finance membutuhkan akses yang berbeda. Role bisa diatur per modul, pengawas atau konsultan bisa diberi akses baca saja, dan aktivitas keuangan tercatat di log untuk kebutuhan audit.

Berbeda dari ERP umum

ERP umum dirancang untuk perdagangan atau manufaktur, sehingga konsep seperti RAB, termin owner, retensi, SPK subkon, dan upah mandor harus dibangun sendiri. ERP kontraktor sudah mengikuti alur proyek konstruksi sejak awal.

Siapa yang biasanya memakai sistem seperti ini

Owner, project manager, admin proyek, logistik, finance, dan tim kantor pusat biasanya membutuhkan visibilitas yang berbeda. ERP kontraktor yang baik memberi mereka konteks yang sama tanpa membuat proses kerja menjadi lebih rumit.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu ERP kontraktor?

ERP kontraktor adalah software untuk mengelola proses proyek konstruksi seperti RAB, pengadaan, gudang, keuangan, subkontraktor, dan koordinasi tim dalam satu sistem.

Modul apa saja yang tersedia di tiap paket?

Basic mencakup RAB, purchase order, gudang, time schedule, rencana bahan, keuangan, dan laporan Excel. Pro menambah subkontraktor & mandor. Enterprise menambah volume besi & beton, HRD, akuntansi, serta backup & restore database.

Apakah perlu instalasi server sendiri?

Tidak. KontraktorOS berjalan di cloud dan dibuka lewat browser, sehingga tim kantor dan proyek memakai data yang sama tanpa instalasi di komputer masing-masing.

Bagaimana cara mencobanya?

Mulai dengan Free Trial 14 hari untuk mencoba alur intinya, atau minta demo agar tim kami menunjukkan alur yang paling relevan untuk proyek Anda.

Bacaan terkait

Langkah berikutnya

Evaluasi apakah alur ERP Anda sudah terhubung dari estimasi sampai eksekusi

Bandingkan paket di halaman Harga, coba alur intinya gratis selama 14 hari, atau minta demo untuk melihat modul yang paling relevan dengan proyek Anda.

Coba Gratis 14 HariLihat Harga